Kisah Tragis Juventus di Liga Champions Usai Dikalahkan Galatasaray

Juventus berhasil menang 3-2 atas Galatasaray di leg kedua playoff Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium. Meskipun menang, Juve tetap gagal melaju karena kalah agregat 5-7. Kemenangan itu terasa manis tapi tidak cukup untuk menghapus tekanan dari leg pertama.

Kisah Tragis Juventus di Liga Champions Usai Dikalahkan Galatasaray

Pertandingan berlangsung dramatis sejak menit awal. Juventus sempat menciptakan sejumlah peluang emas, termasuk sundulan Federico Gatti dan Teun Koopmeiners, tetapi tembakan mereka masih melebar. Galatasaray pun tidak tinggal diam dan menekan melalui Victor Osimhen.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Gol pertama Juve hadir melalui penalti Manuel Locatelli setelah pelanggaran di kotak terlarang. Skor 1-0 sempat memberikan harapan bagi tim tuan rumah, namun agregat masih memihak Galatasaray, membuat tensi pertandingan tetap tinggi hingga peluit babak pertama.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Drama Gelandang dan Kartu Merah

Paruh kedua laga menjadi lebih panas ketika Juventus harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah Lloyd Kelly. Situasi ini sempat memberi tekanan ekstra bagi Bianconeri karena Galatasaray meningkatkan intensitas serangan mereka.

Meski kalah jumlah, Juventus justru mampu mencetak gol kedua melalui sundulan Federico Gatti. Gol ini memperkecil agregat menjadi 4-5 dan menyalakan harapan fans yang memadati Allianz Stadium. Tekanan dari tim tamu terus berlangsung, namun kiper Mattia Perin tampil gemilang menahan sejumlah peluang berbahaya.

Gol ketiga Juve hadir lewat sundulan Weston McKennie pada menit ke-82, membuat skor menjadi 3-0 di laga ini dan menyamakan agregat 5-5. Drama semakin memuncak karena pertandingan berjalan sengit dan peluang untuk menang masih terbuka hingga babak extra time.

Baca Juga: Juventus Siap Raih Untung Besar Jika Balikkan Kekalahan dari Galatasaray

Extra Time yang Mematikan

Kisah Tragis Juventus di Liga Champions Usai Dikalahkan Galatasaray

Babak tambahan dimulai dengan intensitas tinggi. Juventus mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, termasuk peluang dari Boga dan Zhegrova. Namun, peluang emas tersebut masih gagal menembus pertahanan Galatasaray.

Petaka bagi Juve datang pada menit ke-105+1 ketika Osimhen mencetak gol melalui serangan balik cepat, membawa Galatasaray unggul agregat 6-5. Gol ini membuat tekanan bagi Juventus semakin berat dan semangat tim tuan rumah mulai menurun meski terus menekan.

Menjelang akhir babak kedua extra time, harapan Juventus benar-benar pupus ketika Yilmaz menambah gol, memastikan kemenangan agregat 7-5 bagi Galatasaray. Kemenangan ini membuat mereka berhak melaju ke babak 16 besar Liga Champions.

Galatasaray Melaju, Juventus Gagal

Dengan kemenangan agregat 7-5, Galatasaray lolos ke babak 16 besar dan siap menghadapi salah satu tim Inggris, Liverpool atau Tottenham. Hasil ini menjadi pukulan bagi Juventus yang sudah berjuang keras di leg kedua.

Meskipun Juve menampilkan permainan impresif dan gol dari Locatelli, Gatti, dan McKennie, ketidakmampuan menahan serangan balik Galatasaray menjadi faktor penentu kegagalan mereka. Victor Osimhen menjadi kunci sukses tim Turki dalam pertandingan ini.

Kegagalan ini menjadi catatan penting bagi Juventus di Liga Champions. Tim harus mengevaluasi performa, terutama dalam menghadapi tekanan lawan, agar lebih siap di kompetisi Eropa musim berikutnya. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballcourse2023.com.