Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa cedera ringan yang dialami Erling Haaland tidak menjadi masalah besar bagi timnya. Striker andalan tersebut absen saat City menghadapi Leeds United di Elland Road dalam lanjutan Premier League, Sabtu (28/2/2026). Meski tanpa mesin gol utama mereka, The Citizens tetap mampu mengamankan kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Antoine Semenyo di babak pertama.

Kemenangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi City di liga, sekaligus menjaga tekanan terhadap pemuncak klasemen, Arsenal. Saat ini, City hanya terpaut dua poin dari The Gunners, membuat persaingan gelar semakin sengit. Guardiola menekankan bahwa kondisi Haaland tidak perlu dikhawatirkan dan berharap sang striker segera kembali bermain.
“Saya rasa ini bukan masalah besar. Kita lihat saja nanti,” ujar Guardiola. “Saya tidak tahu kapan dia kembali, tapi tentu kami berharap dia segera pulih.” Pernyataan ini menegaskan bahwa City tetap percaya diri menghadapi sisa musim tanpa harus tergantung penuh pada Haaland.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Statistik dan Anomali Tanpa Haaland
Menariknya, secara statistik Manchester City memiliki rasio kemenangan yang cukup tinggi ketika bermain tanpa Haaland. Namun, Guardiola menegaskan bahwa tim tetap harus bekerja keras menghadapi lawan yang tampil penuh motivasi, seperti Leeds. Gol Semenyo lahir dari kerja sama apik bersama Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri, yang menunjukkan kualitas proyek peremajaan pemain City dalam 18 bulan terakhir.
Guardiola memuji performa anak-anak muda dan pemain yang baru berkembang, menilai mereka mampu menunjukkan agresivitas dan konsistensi. “Bagi saya, ini pertandingan terbaik Cherki. Dia solid dan agresif saat menguasai bola. Semua pemain menunjukkan komitmen luar biasa dan mengikuti rencana permainan dengan sangat baik,” ucapnya.
Pendekatan ini menjadi bagian strategi jangka panjang Guardiola untuk membangun tim yang kuat sekaligus menjaga kualitas skuat inti. Kehadiran pemain muda memberi opsi tambahan, terutama saat menghadapi cedera atau absennya Haaland.
Baca Juga: Kisah Tragis Juventus di Liga Champions Usai Dikalahkan Galatasaray
Tekanan dan Peluang Gelar

Dengan hanya 10 pertandingan tersisa musim ini, Guardiola menegaskan bahwa setiap laga menjadi penentu bagi City. Jika mampu memenangkan seluruh pertandingan sisa, mereka berpeluang menyalip Arsenal dan meraih gelar Premier League tanpa bergantung pada hasil tim lain.
“Ini kemenangan besar agar kami tetap berada dalam perburuan. Kami harus fokus satu laga demi satu laga. Banyak pemain yang kelelahan dan setiap pertandingan sangat sulit. Premier League sekarang lebih kompetitif dari sebelumnya,” jelas Guardiola. Fokus pada konsistensi menjadi kunci dalam persaingan gelar yang semakin ketat.
Selain itu, Guardiola menegaskan bahwa target utama klub tetap memastikan tiket ke Liga Champions musim depan. City selalu tampil konsisten di kompetisi ini selama satu dekade terakhir, menjadi satu-satunya klub Inggris yang mampu mempertahankan rekor tersebut.
Keyakinan Guardiola untuk Sisa Musim
Guardiola tetap optimistis meski menghadapi jadwal padat dan absennya Haaland sementara. Ia percaya bahwa kombinasi pengalaman pemain senior dan energi pemain muda cukup untuk menjaga momentum tim. Strategi ini diharapkan membantu City tetap kompetitif hingga akhir musim.
Manajer asal Spanyol itu menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan tanpa terpengaruh cedera sementara atau performa rival. Dengan mentalitas yang tepat, City memiliki peluang besar untuk merebut gelar sekaligus mempertahankan dominasi di Liga Champions. “Target utama kami tetap sama: menang satu laga demi satu laga, menjaga konsistensi, dan memastikan City selalu hadir di level tertinggi kompetisi,” tutup Guardiola. footballcourse2023.com.
